Jumat, 01 Maret 2013

hal terindah bagi rey (part2)

      ujen dan karyn sudah menjalin kasih sekitar 1 minggu, di samping itu rey menjadi iri dan ingin mencari pasangan seperti ujen, memang sih menurut gue kalau ga punya pacar sama aja ga punya duit, sama sama ga enak (abaikan).

      buka kartu sedikit, sebenernya rey sampai sekarang tidak punya pacar karena dia trauma teman temanya sakit hati gara gara seorang perempuan, padahal mereka sudah sangat sayang dengan pasangan mereka masing masing. rey sulit menemukan pasangan karena wanita dengan type yang rey mau sangat jarang. type wanita yang rey suka tuh wajah mesti cantik, harus nurut sama dia, setiap hari mesti laporan kemana aja dia pergi, dan yang paling spesial dari yang lain adalah tinggi badan harus lebih pendek dari rey, nah loh?

      singkat waktu rey ingin mencari wanita idaman nya di suatu pusat perbelanjaan ciledug, dia duduk di kursi yang tersedia di depan XXI yang katanya banyak wanita cantik yang lalu lalang disekitarnya. rey ingin ngajak kenalan salah satu dari sekian banyak wanita yang lewat.

      sudah 30 menit lamanya rey menunggu, "Ah, kok nggak ada yang lewat sih, biasanya banyak wanita cantik yang lewat" rey menggerutu di dalam hati.

      setelah 40 menit menunggu akhirnya ada seorang wanita lewat sambil makan ice cream. cewek itu memakai baju merah bergambar bunga mawar dengan jeans berwarna biru tua ditambah dia juga memakai jaket baseball, tanpa basa basi rey langsung menghampiri gadis tersebut dan terjadilah suatu percakapan.

"hai cewek, boleh kenalan nggak?" sapa rey sangat berwibawa.
"hmm, boleh deh, elu sapa?" jawab gadis yang satu dengan ragu.
"gue rey" sambil menjabat gadis yang satu.
"elu anak mana rey?" tanya gadis itu.
"gue tinggal di gercil, oh iya nama lu sapa?" balas rey.
"oh iya sampai lupa mengenalkan diri, gue nia" jawab nya
"ow nama yang bagus, dari pada ngobrol sambil berdiri, mending kita ke solaria gue yang teraktir, kita makan sambil ngobrol ngobrol, ada waktu enggak?" harap rey.
"hmm.. ayok deh selagi itu gratis, hehe" jawabnya dengan semangat.
"haha dasar"

      mereka tertawa bersama sambil menuju solaria yang ada dilantai dua itu. rey tampak sangat menyukai gadis bernama nia tersebut. tutur katanya lembut, dia asyik , nyambung kalau diajak bercanda. dan yang paling paling membuat rey senang adalah ketika nia tersenyum manis dihadapanya.

"rey, orang tua elu kerja apa?" tanya nia
"hmm, bisa dibilang musisi, hehe" jawabnya sambil cengengesan enggak jelas.
"wow hebat tuh"
"aku juga ingin seperti pipi yang bisa memainkan hampir seluruh alat musik"
"hah pipi?" tanya nya heran.
"iya gue manggil bokap gue dengan sebutan pipi, hehe" jawabnya dengan malu malu.
"ow gitu haha, btw gue mau balik ya, ada urusan di rumah" sambil merapikan tas.
"loh cepet amat, noer telpon aja belom dikasih, hehe" jawabnya dengan wajah berharap.
"haha dasar kamu rey, nih bawa" sambil memberi secarik kertas berisi nomer telpon.
"ntar malem aku calling ya" sambil menirukan orang telponan.
"oke deh" jawabnya sambil berjalan meninggalkan rey.

     bagi rey hari ini adalah hari terindah, perjuanganya tak sia sia dari menunggu 40 menit sampai bayarin nia makan di solaria, baginya itu adalah salah satu perjuangan untuk mendapatkan cinta kasih dari seorang wanita, dan akhirnya dia kenal dengan nia dan mendapatkan nomer telepon untuk saling bertukar kabar masing masing. berjuanglah engkau untuk mendapatkan hasil yang memuaskan. 

1 komentar:

  1. hey ujen, gua rey yang sebenernya, wakakak kayaknya gua gak gitu2 amat dah -__- wakakak, masalah cewe sih udah bener typenya, tapi masa ketemuan di ciledug -_-, awas lu nanti di blog gua gantian lu jen wakakakk, sering2 aja ke blog gua withufaninlove.blogspot.com

    BalasHapus